Herpes Penyakit Kelamin ?

October 14, 2008

 

Virus Herpes Simpleks

Virus Herpes Simpleks

Herpes Dapat Juga Menyerang Mulut

Herpes sering juga disebut sebagai panyakit kelamin. Padahal, virus Herpes simplex tidak hanya menyerang kelamin, tapi dapat juga menyerang mulut, meskipun secara ilmiah herpes memang termasuk penyakit menular seksual.

Penyakit herpes disebabkan oleh virus, yaitu Herpes simplex tipe 1 (HSV-1) atau Herpes simplex tipe 2 (HSV-2). Gejalanya yaitu berupa luka pada kulit yang terkena virus, dan disertai dengan?rasa nyeri serta panas, kemudian diikuti dengan lepuhan seperti luka bakar dan demam. Lepuhan-lepuhan kulit yang menjadi ciri khas herpes akan mengelupas dengan atau tanpa pengobatan. Terkadang penderita tetap merasa nyeri dan panas meskipun lepuhan-lepuhan itu sudah kering dan mengelupas. Hal itu disebabkan karena virus herpes menyerang bagian saraf.

Pada beberapa kasus, herpes genital biasanya tidak menunjukkan gejala sehingga penderita tidak mengetahui bahwa ia mengidap herpes. Gejala awal dari herpes genital, antara lain:

- Rasa gatal dan terbakar di daerah genital atau anal
- Rasa sakit di sekitar kaki, pantat atau daerah genital
- Keluarnya cairan dari vagina
- Adanya perasaan seperti tertekan di daerah perut

Penularan herpes dapat terjadi melalui kontak kulit dengan penderita. Jika seseorang mempunyai herpes di mulutnya kemudian ia mencium orang lain, maka orang itu dapat terkena herpes pula. Jika ia melakukan oral seks, maka?herpes tersebut dapat menular kekelamin, walau kemungkinan menularnya lebih kecil dibandingkan jika terjadi kontak antar kelamin (hubungan seksual). Virus herpes mempunyai sifat yang berbeda-beda, ada yang menyukai daerah mulut dan ada pula yang menyukai bagian kelamin.

Cara pengobatan herpes yaitu dengan memberikan obat antiviral. Obat itu bertujuan untuk meringankan rasa sakit. Penderita biasanya juga mendapatkan obat anti nyeri dan panas, serta obat luar seperti bedak dan salep, juga zat pendukung seperti vitamin.

Penyakit herpes tidak dapat disembuhkan. Pengobatan hanya berperan agar virus tersebut ditekan sehingga tidak aktif kembali dan membentuk semacam kristal di dalam tubuh, dan menunggu kesempatan untuk muncul lagi. Infeksi herpes dapat kambuh?jika ada suatu faktor pendorong (trigger factor). Infeksi herpes yang kambuh tersebut tidak separah seperti infeksi herpes yang pertama, karena pada tubuh?penderita sudah terdapat antibodi.

http://www.info-sehat.com

*Herpes yang disebabkan oleh virus herpes simpleks (HSV) adalah sejenis penyakit yang menjangkiti mulut, kulit, dan alat kelamin. Penyakit ini menyebabkan kulit melepuh dan terasa sakit pada otot di sekitar daerah yang terjangkit. Hingga saat ini, penyakit ini masih belum dapat disembuhkan, tetapi dapat diperpendek masa kambuhnya.


Dokter pun Jadi Pembantu

October 14, 2008

 

Dokter pun Jadi pembantu

Dokter pun Jadi pembantu

Telepon di kamarku berdering ! dengan malas kuraih gagang telepon lalu kuletakkan di pundak kujepit dengan dagu.

 

 

“Halo” sapaku pelan,

“Hei, sudah di rumah ?” terdengar suara kecil di ujung telepon, aku kenal suaranya, dia adikku, seorang dokter di sebuah rumah sakit terkenal di Jakarta.

“Hmm sudah, baru saja sampai, ini juga baru masuk kamar, what happen ?”

“Nnngggg pembantu sudah datang belum ?” tanyanya

“Belum…, pusing nih, mana anak-anak sudah mulai masuk sekolah…” jawabku datar

“sama, pembantuku si ifah belum datang, padahal dia janji akan datang dua hari yang lalu, tapi sampai saat ini belum juga datang, pusing..Huhhh, mana istriku sedang ambil spesialis, jadinya lebih banyak di rumah sakit, anakku tiga orang siapa yang urus ?! terpaksa deh besok aku harus bolos kerja, hmm ..hmm.. ” suara adikku terdengar lemas, dia seorang dokter lulusan Universitas Indonesia, istrinya pun dokter dari universitas yang sama, saat ini mereka telah dikaruniai tiga orang anak, anak pertama kelas 1 SD, anak kedua TK besar dan yang ketiga belum bersekolah.

“Sama, aku juga pusing, untungnya istriku di rumah, nggak kerja kantoran, jadi tiga anakku minimal ada yang ngurusin, tapi ya itu, sejak lebaran hingga hari ini, makan ketiga anakku nggak teratur, kasihan mereka. Kedua pembantuku, inah dan siti sepertinya nggak kembali, aku harus cari pembantu lain, tapi sampai saat ini, belum dapat…”

itu sekilas obrolan saya dengan adik saya, obrolan laki-laki yang sedang bingung soal pembantu. Pembantu, sekali lagi pembantu, setiap tahun, setiap idul fitri, kami selalu menghadapi masalah ini ? adakah jalan keluarnya ? agar di idul fitri – idul fitri selanjutnya kami tidak mengalami problem pembantu ini ?

hmm..hmmm,,. bukan saya atau adik saya saja kok yang mengalami masalah pembantu seperti ini, hampir sebagian teman, kolega, klien, tetangga, saudara saya pun mengalaminya. Mungkin sudah saatnya kita menjadi pembantu untuk diri, keluarga dan anak kita. :) :)

Selamat bersibuk ria, selamat menjadi bapak rumah tangga, selamat menjadi ibu rumah tangga :)

pernah lihat dokter mengepel, menyapu, memasak, memandikan anak, mengantar anak ke sekolah, cuci piring, setrika pakaian ? mampir aja ke rumah adikku :)

Mudah-mudahan, hanya adikku yang mengalami hal ini, jangan dengan dokter-dokter yang lain, kalau semua dokter mengalami problem ini, bagaimana dengan pasien-pasien nya di rumah sakit ? :)

Apa & bagaimana tanggapan anda ?